KARANG TARUNA

http://hanif40.blogspot.com/

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

percobaan ke 2

TES PERCOBAAN

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

November 24, 2014

PETA HASIL ANALISIS PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KORIDOR PALUR-SRAGEN

Berikut Peta Hasil Perkembangan Permukiman Di Koridor Palur - Sragen.

(Sekilas Info : Apakah  sudah banyak lahan hijau yang menjadi Perumahan ? )   :).

(klik pada gambar untuk memperbesar peta)

Peta Perkembangan Permukiman Koridor Palur - Sragen Tahun 2004


Peta Perkembangan Permukiman Koridor Palur - Sragen Tahun 2005


Peta Perkembangan Permukiman Koridor Palur - Sragen Tahun 2008


Peta Perkembangan Permukiman Koridor Palur - Sragen Tahun 2009



Peta Perkembangan Permukiman Koridor Palur - Sragen Tahun 2012



Halaman Sebelumnya :





Analisis Perkembangan Permukiman di Koridor Palur-Sragen

A. Rumusan Masalah
  1. Rumusan Masalah
a.       Berapa luas permukiman dan non permukiman di koridor Palur-Sragen?
b.      Bagaimana analisis perbandingan permukiman dan non permukiman di koridor Palur-Sragen?
c.       Bagaimana analisis perkembangan permukiman di koridor Palur-Sragen?
  1. Tujuan Penulisan
a.       Mengetahui luas permukiman dan non permukiman di koridor Palur-Sragen.
b.      Mengetahui perbandingan permukiman dan non permukiman di koridor Palur-Sragen.
c.       Mengetahui perkembangan permukiman di koridor Palur-Sragen.

B. Batasan Operasional
1.      Penggunaan lahan
Penggunaan lahan adalah setiap bentuk intervensi (campur tangan) manusia terhadap lahan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya, baik materiil maupun spiritual.
2.      Alih fungsi lahan
Alih fungsi lahan adalah bertambahnya suatu penggunaan lahan dari satu sisi penggunaan ke penggunaan yang lainnya diikuti dengan berkurangnya tipe penggunaan lahan yang lain pada suatu waktu ke waktu berikutnya, atau berubahnya fungsi suatu lahan pada suatu daerah pada kurun waktu yang berbeda.
3.      Pola alih fungsi lahan
Pola alih fungsi lahan adalah bentuk perubahan penggunaan lahan pada beberapa kurun waktu yang berbeda.
4.      Struktur Ruang Kota
Kota juga di pandang sebagai regional city, merupakan wilayah tertentu yang keberadaannya jauh lebih luas daripada local city dan secara morfologis meliputi seluruh daerah disekitar kota yang terkena pengaruh bentuk – bentuk penggunaan lahan kekotaan.
5.      Aksesibilitas
Aksesibilitas adalah tingkat kemudahan dari penduduk yang tersebar dalam mencapai fasilitas pelayanan
6.      Utilitas Umum
Utilitas Umum adalah bangunan-bangunan yang dibutuhkan dalam sistem pelayanan lingkungan yang diselenggarakan oleh instansi Pemerintah.

Pola Kegiatan Ekonomi Penduduk

a.       Pola Kegiatan Ekonomi Penduduk
Kegiatan ekonomi masyarakat dapat dilihat dari pola kegiatan ekonomi penduduk, penggunaan lahan, dan pola permukimannya berdasarkan kondisi fisik permukaan bumi. Pola kegiatan ekonomi penduduk dibedakan menjadi dua yaitu aktivitas pertanian dan non-pertanian.
a)      Aktivitas di Bidang Pertanian
Aktivitas pada bidang pertanian biasanya dilakukan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi lainnya. Namun, dengan berkembangnya sektor industri dan perdagangan lama kelamaan orang yang bekerja di sektor pertanian berubah bekerja di sektor non pertanian.
Aktivitas pertanian di Indonesia didukung oleh dua faktor yaitu :
1.      Faktor fisik, mencangkup tanah yang subur, air yang melimpah dan iklim yang mendukung. Tanah – tanah di Indonesia masih tergolong produktif untuk dikembangkan sebagai lahan pertanian terutama pada tanah – tanah vulkanik dan aluvial.
2.      Faktor sosial, yaitu bahwa aktivitas pertanian telah lama berkembang dan dilakukan secara turun temurun. Kemajuan dalam ilmu dan teknologi turut mengubah cara bertani dari tradisional menjadi modern dengan menggunakan pupuk, pestisida, insektisida, mesin pengeolah lahan, dan lain – lain.
Aktivitas pertanian dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :

November 23, 2014

PETA Buffer Sungai Kecamatan Ngemplak - Boyolali


November 22, 2014

Pengertian Muara Sungai (ESTUARIA)

—                      Muara Sungai (Estuaria) adalah perairan yang semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar.
—           Pencampuran kedua macam air tersebut menghasilkan suatu sifat fisika  dan kimia lingkungan khusus yang tidak sama dengan sifat air sungai maupun sifat air laut.
—        Tempat bertemunya arus sungai dengan arus pasang surut, yang berlawanan menyebabkan suatu pengaruh yang kuat pada sedimentasi, pencampuran air, dan ciri-ciri fisika lainnya, serta membawa pengaruh besar pada biotanya.

—                       Estuaries form a transition zone between river environments and ocean environments and are subject to both marine influences, such as tides, waves, and the influx of saline water; and riverine  influences, such as flows of fresh water and sediment. The inflow of both seawater and freshwater provide high levels of nutrients in both the water column and sediment, making estuaries among the most productive natural habitats in the world.
               
                                Berikut beberapa contoh Citra Estuaria yang ada di Indonesia :
        
Muara Bengawan Solo




Muara Sungai Musi



Muara Sungai Rejoso - Pasuruan


DAMPAK PERUBAHAN IKLIM


                               DAMPAK PERUBAHAN IKLIM
                               (the impact of climate change)


Dampak Perubahan iklim dapat dilhat diberbagai sektor kehidupan kita, sebelum menuju pembahasan dampak perubahan iklim berikut sekilas tentang pengertian perubahan iklim. Perubahan iklim adalah berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia (Kementerian Lingkungan Hidup, 2001). Perubahan fisik ini tidak terjadi hanya sesaat tetapi dalam kurun waktu yang panjang. Dari beberapa penyebab perubahan iklim tersebut menimbulkan dampak yang beragam pada berbagai sector kehidupan manusia. Seperti apakah dampak-damapk perubahan iklim? Berikut informasinya.

Penyebab Perubahan Iklim Dunia (3)

Penyebab Perubahan Iklim Dunia (Page 3)

BAB III
PENUTUP

        3.1 Kesimpulan
Ada banyak hal yang menyebabkan perubahan iklim. Diantaranya adalah
a.       bahan bakar fosil yang dibentuk dari jasad tumbuhan dan hewan yang telah lama
b.      ternak-ternak dalam jumlah besar yang akan mengemisikan metana,
c.       pertanian (penggunaan pupuk dapat menghasilkan nitrous oksida) dan pembuangan limbah,
d.      gas-gas seperti CFC, HFC dan PFC yang digunakan pada alat pendingin ruangan dan lemari pendingin (kulkas)
e.       serta kegiatan-kegiatan manusia yang mengemisikan GRK ke atmosfer.

Verification of 1990 IPCC Temperature Prediction


            3.2 Saran
       Manusia dapat mengurangi dan berupaya untuk menghentikan perubahan iklim yang terjadi di dunia ini. Hal-hal paling mudah yang dapat dilakukan adalah mengurangi dan mengatasi perubahan iklim tersebut dapat dilakukan dengan gerakan vegan organic (mengurangi konsumsi daging) dan  mengalihkan ladang peternakan menjadi lahan yang cocok untuk bertanam. Selain itu juga pengurangan penggunaan gas-gas dalam pemenuhan kebutuhan sendiri-sendiri dan industri.
    Pada umumnya dampak perubahan iklim akan bisa ditekan dengan kesadaran masyarakat untuk menghijaukan kembali bumi,maupun membudayakan hidup bersih dan sehat. Dan seharusnya pemerintah mengurangi lajunya industri yang ada sehingga GRK yang berujung pada perubahan iklim dapat diminimalisir.


DAFTAR PUSTAKA :

Jurnal Dialog Kebijakan Publik, Ketahanan Pangan Dalam Perubahan Iklim Global 2011
Jurnal Upaya Penanggulangan Pemanasan Global, Destalialanny Rachmawati, Agroekoteknologi Universitas Brawijaya Malang
Jurnal Atani Tokyo Global Warming
Jurnal Iklim Global, Kesehatan Manusia Dan Pembangunan Berkelanjutan, Soedjajadi Keman 1, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Nusantara, Januari 2007

Perubahan Iklim Global  (Penyebab Dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Hidup) A. Sutowo Latief , Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang.

Sebelumnya :


November 21, 2014

Penyebab Perubahan Iklim Dunia (2)

Penyebab Perubahan Iklim Dunia (page 2)
BAB II
PEMBAHASAN


2.1  IKLIM
Iklim adalah rata-rata dan variasi temperatur, penguapan, presipitasi dan angin selama periode tertentu yang berkisar dalam hitungan bulan hingga jutaan tahun.
Beberapa definisi iklim :
a.       Iklim adalah Sintesis kejadian cuaca selama kurun waktu yang panjang, yang secara statistik cukup dapat dipakai untuk menunjukkan nilai statistik yang berbeda dengan keadaan pada setiap saatnya (World Climate Conference, 1979).
b.      Iklim adalah Konsep abstrak yang menyatakan kebiasaan cuaca dan unsur-unsur atmosfer disuatu daerah selama kurun waktu yang panjang (Glenn T. Trewartha, 1980).
c.       Iklim adalah Peluang statistik berbagai keadaan atmosfer, antara lain suhu, tekanan, angin kelembaban, yang terjadi disuatu daerah selama kurun waktu yang panjang (Gibbs,1987).
Ilmu yang mempelajari seluk beluk tentang iklim disebut klimatologi. Berdasarkan letak garis lintang dan ketinggian tersebut, maka iklim dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu iklim matahari dan iklim fisis.

Iklim matahari didasarkan pada banyak sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi.


Gambar 1: Pembagian daerah iklim matahari